" BHABINKAMTIBMAS POLSEK KUMAI KAWAL LANGSUNG AKSI PENANAMAN JAGUNG SERENTAK 1 JUTA HEKTAR DI DESA SUNGAI BEDAUN " 

" BHABINKAMTIBMAS POLSEK KUMAI KAWAL LANGSUNG AKSI PENANAMAN JAGUNG SERENTAK 1 JUTA HEKTAR DI DESA SUNGAI BEDAUN " 

TARGET OPERASI - Kotawaringin Barat : 

    Sebuah langkah monumental dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditorehkan di Bumi Marunting Batu Aji. Desa Sungai Bedaun, Kecamatan Kumai, menjadi saksi kolaborasi besar antara unsur TNI, Polri, pemerintah desa, petani, dan sektor swasta dalam kegiatan “Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar” yang berlangsung pada Sabtu (17/05/2025) di lahan Tanah Kas Desa.

    Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kumai, Aipda Andri AS Mangimbo, yang bersama Babinsa, Sekretaris Desa Sungai Bedaun, penyuluh pertanian, Karang Taruna, serta perwakilan dari PT. Bumi Langgeng Perdanatrada (BLP) dan PT. Eagle High Plantation Tbk, bahu-membahu menyukseskan gerakan tanam serentak tersebut. Suasana penuh semangat tampak menyelimuti seluruh peserta yang hadir, menunjukkan tekad bersama dalam menjadikan Kumai sebagai lumbung pangan strategis di Kalimantan Tengah.

    Kapolres Kotawaringin Barat, AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., melalui Kapolsek Kumai, IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi atas terwujudnya sinergi nyata dalam giat tersebut. Menurutnya, gerakan ini bukan hanya aksi seremonial, tetapi tonggak penting dalam membangun kemandirian pangan di tingkat desa hingga nasional. "Melalui penanaman jagung serentak ini, kita membuktikan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi TNI, Polri, pemerintah desa, petani, dan sektor swasta adalah kunci untuk menciptakan ketangguhan pangan yang berkelanjutan,” ungkap Kapolsek Kumai.

    Tak hanya menghadirkan personel, dua perusahaan besar yakni PT. Eagle High Plantation dan PT. Bumi Langgeng Perdanatrada (BLP) turut menyumbangkan kontribusi riil dengan memperbaiki akses jalan produksi, serta memberikan bantuan benih, pupuk, dan sarana pertanian. Ini menjadi bukti bahwa keterlibatan swasta dalam pembangunan desa kini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah nyata memperkuat ekosistem pertanian masyarakat.

    Dengan partisipasi aktif dari Karang Taruna dan kelompok tani muda, acara ini juga menandai kebangkitan generasi muda dalam mendukung sektor pangan. Mereka bukan hanya hadir sebagai peserta, melainkan bagian penting dari wajah masa depan pertanian Indonesia.

    Polres Kotawaringin Barat sendiri terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam fungsi keamanan, tetapi juga sebagai katalisator kemajuan desa. Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata Polri sebagai sahabat petani dan mitra pembangunan.

    Dengan semangat gotong royong yang menyala, Desa Sungai Bedaun hari ini bukan hanya menanam benih jagung, tetapi menanam harapan, solidaritas, dan masa depan yang lebih berdaulat secara pangan.

( MASRAN / DAUT )